Memperkenalkan Indonesia Melalui Video Game

Sepertinya sudah sejak SD masing-masing dari kita yang menyentuh namanya game. Dulu ada banyak permainan tradisional seperti Jaga Benteng untuk mengisi waktu sore. Namun hal ini mulai terkikis oleh zaman dengan hadirnya permainan yang lebih modern berupa Video Game di komputer ataupun konsol. Walaupun begitu tapi ada aja permainan papan yang cukup simpel dan masih bertahan euforianya sejak dulu hingga sekarang, yaitu Permainan Papan Monopoli. Coba kita lihat ke belakang, apa sih yang kita pelajari dari Permainan Papan Monopoli? Mungkin ada yang berpikir, “ya gak ada, kita lempar dadu, terus jalanin pion kita”, tapi coba pikirkan kembali. Lalu kalian jadi ingat “Oh kita jadi kenal yang namanya jual beli dengan uang”, nah bagus. Namun apakah di antara kita ada yang berpikir “Gara-gara main monopoli, kita jadi tau ada daerah yang namanya Bangkok, London, Taiwan, India, New York, Africa” ?? Jika ada, berarti kita termasuk orang yang sukses diperkenalkan dengan dunia luar oleh permainan.

~~

Indonesia, negara kita, yang indahnya, yang eksotisnya, yang modernnya, hanya diketahui oleh segelintir orang di luar sana. Apalah daya, Indonesia tergambarkan hijau di peta dengan pulau-pulau seperti itu yang pasti orang akan berpikir bahwa negeri ini hanya penuh dengan hutan, hutan, dan hutan. Itupun kalau orangnya mau buka peta, kalau kerjaannya hanya main game dan buka sesuatu yang dia minati doang, ya bisa aja kata Indonesia atau Jakarta pun tak pernah ada di dalam otaknya.

Sepertinya kita pun juga demikian. Kalian gak tau kan kalau ternyata negara di Amerika Tengah, Panama, punya ibukota yang gak kalah modern daripada Jakarta. Atau mungkin kalian tau gak kalau ada kota masa depan—Astana—berdiri di tengah gurun Asia Tengah? Dunia ini memang luas dan sebenarnya sangat menarik jika orang asing bisa tau apa yang sebenarnya ada di suatu negeri itu, terkhususnya di negeri Indonesia.

Panama City di Amerika Tengah

~~

Tahun 2010, The Little Fayed , masih asik-asiknya main game. Game favorit dia waktu itu adalah Simcity, permainan menata kota. Suatu ketika di tengah permainan, dia diperkenalkan dengan sebuah komunitas Simtropolis (komunitas terbesar city building game sedunia), dan di saat itu jugalah dia melihat sebuah karya dari Mr.Roe99 yang adalah MONAS di dalam game. The Little Fayed terkaget-kaget, loh kok bisa ada bangunan Indonesia ada di dalam game Simcity?. Tidak hanya satu, Mr.Roe99 juga memasukkan banyak bangunan Indonesia lain ke dalam game seperti Wisma 46 dan telah dilihat oleh jutaan orang orang. The Little Fayed jadi terkagum-kagum.

Monas Karya Roe99 di Game Simcity
Game Cities XL (mirip dengan Simcity tapi 3D)

Tiga tahun kemudian, bocah yang biasanya hanya bermain game kini memutuskan untuk mencoba memanfaatkan game demi hal lain yang positif. Terinspirasi dari Mr.Roe99, dia mau memperkenalkan ke dunia bahwa Indonesia juga punya kota besar dengan beragam bangunan uniknya melalui game Cities XL (game serupa Simcity tapi hadir dengan tampilan 3D dan lebih terkenal saat itu). Caranya adalah dengan memasukkan bangunan Indonesia ke dalam game agar orang seluruh dunia bisa bermain dengan pilihan bangunan Indonesia di sana.

Perlahan tapi pasti, sambil diajari oleh teman internetnya dari Spanyol, dia akhirnya bisa membuat karya pertamanya berupa gedung “Wisma Bakrie Jakarta”. Terus mencoba hingga semuanya menjadi kebiasaan. Di saat kemampuannya mulai bertambah, dia mencoba bangunan yang lebih besar seperti “Gedung BNI”, “Monumen Nasional Jakarta”, “Wisma Nusantara”, “Menara Imperium”, “Menara Kadin”, “Plaza Indonesia”, “Menara Gama” , “Regatta Jakarta”, “Menara Bakrie”, dll. Orang-orang di komunitas menanggapi semua dengan baik, memberi nilai, memberi impresi, bahkan hingga ada yang mengaku baru tau Indonesia memiliki bangunan modern seperti itu. Mereka jadi ngefans sendiri dengan Jakarta ceunah karena bangunannya bagus-bagus

Layaknya para seniman yang pasti super bahagia saat berhasil mengharumkan nama Indonesia, ataupun para atlet yang sujud sukur saat berhasil membuat nama Indonesia disebut-sebut di rancah internasional, Fayed juga seperti itu. Karya-karyanya, telah membuat dia bangga, membuat dia haru. Bangunan karyanya kini menghiasi game Cities XL dengan kata-kata Menara / Wisma / Jakarta / Indonesia. Bangunan Indonesianya telah dilihat dan digunakan oleh orang orang di seluruh dunia.

Tidak berhenti di sana, orang Spanyol yang mengajarinya pun jadi tertarik untuk membuat sesuatu yang identik dengan Indonesia. Akhirnya dia membuat bangunan Kota Tua Jakarta dan rumah-rumah kecil dengan genteng oranye sebagai ciri Indonesia banget katanya.

Tidur Larut Jadi Hal Biasa Saat Itu
Tampilan Game Cities XL
Menara Palma Jakarta di Game Cities XL
Plaza Indonesia di Game Cities XL
The Regatta Jakarta di Game Cities XL
Gedung Jakarta Landmark dan Kumuh Jakarta di Game Cities XLMenara Imperium Jakarta di Game Cities XL
Monas di Game Cities XL

~~

Mengingat dan merangkai kisah diri sendiri membuatku semakin yakin bahwa memang benar kalau tiap orang memiliki caranya masing-masing untuk berbuat baik untuk negeri ini. Lalu jikalau dipikir, apakah Mr.Roe99 tau kalau dia secara tidak langsung telah berhasil menginspirasi seseorang untuk berkarya layaknya dia?, sepertinya tidak. Jadi terakhir untuk kalian, janganlah sungkan untuk memamerkan your good deeds kepada dunia karena bisa saja hal itu bisa membuat orang terinspirasi untuk menginspirasi.

 

p.s.
kalau penasaran cara buatnya cek di sini https://www.youtube.com/watch?v=G_fYmkun6JI
kalau mau liat karya-karyanya cek di sini http://xlnation.city/resources/authors/fayeddd.1404/

5

Authors gravatar

Roji Iskandar

Gamer kreatif & produktif akan banyak mendapatkan manfaat dari apa yang dilakukannya, mereka terlihat sedang asik bermain padahal sesungguhnya mereka sedang belajar dengan caranya melalui apa yang mereka senangi…

Leave a Reply